Rabu, 31 Agustus 2016

Budaya, Makanan dan Ciri Khas Kota Balikpapan

          Kota Balikpapan merupakan sebuah kota di Kalimantan Timur, Indonesia. Balikpapan memiliki penduduk sebanyak 701.066 jiwa, yang merupakan 22 % dari keseluruhan penduduk Kaltim. Balikpapan merupakan kota dengan biaya hidup termahal se-Indonesia. Logo dari kota yang sering disebut Kota Minyak (Banua Patra) dan Bumi Manuntung ini adalah beruang madu, maskot Balikpapan yang mulai di
ambang kepunahan.
          Kota Balikpapan merupakan kota kelahiran saya, balikpapan termasuk kota yang besar, maju dan modern. Budaya dan ciri khas dari Kota Balikpapan itu sendiri adalah kotanya yang majemuk maksudnya balikpapan adalah kota dimana banyak suku dari berbagai daerah di Indonesia, warga saling berbaur, bekerja sama, beinteraksi dan sosialisasi antar berbagai suku, maka dari itu kota ini  tidak memiliki bahasa khusus daerah sebagai bahasa keseharian.
          Bahasa indonesia adalah bahasa yang digunakan untuk saling bersosialiasi antara warga dan masyarat di kota minyak ini. Karena kebergaman suku daerah tersebut membuat cara berbicara atau logat bahasa di kota tersebut menyatu atau bercampur antara suku Bugis dan Banjar yang mendominasi, bukan bahasa kedua daerah tersebut yang di satukan dan menjadi ciri khas bahasa di kota ini tapi logat bicara orang orang disana terbawa seperti itu.

Kota Balikapapan juga memiliki makanan khas daerahnya diantaranya yaitu :
  1. Kuliner Kepiting Balikpapan










     Sebetulnya ada dua restoran kepiting ternama yang dapat dikunjungi, yaitu  Restoran Dandito dan Restoran Kenari. Kedua resto ini memiliki variasi olahan yang hampir sama, dengan kelezatan yang sama-sama bercita rasa tinggi. Favorit saya Kepiting Saos Lada Hitam. Rasanya paling juara. Di sini, olahan kepiting tak hanya dapat dinikmati di tempat, tetapi juga dapat dibawa pulang sebagai oleh-oleh.
  1. Bingka  

        Bingka merupakan salah satu kuliner khas Balikpapan. Makanan berbahan dasar kentang ini meskipun tidak tahan lama, namun bisa dijadikan oleh-oleh yang tak kalah mengesankan. Padu padan kentang, telor, mentega, gula, susu, dan santan akan menciptakan citarasa yang gurih, manis dan lezat. Dewasa ini bingka sudah memiliki berbagai farian seperti bingka kentang kombinasi pisang, keju, gula merah, bahkan bingka dari labu merahpun ada. Anda bisa membeli bingka kentang ini di dekat pelabuhan Semayang ataupun di Stal Kuda. Kedua tempat ini konon merupakan pembuat bingka paling enak di Balikpapan.
  1. Amplang

Amplang merupakan makanan ringan semacam kerupuk. Bahan utamanya terdiri dari tepung, telor,  beragam bumbu rempah, dan daging ikan pipih (atau sering disebut belida). Ikan pipih sendiri merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang dulu banyak terdapat diperairan Kalimantan. Namun keberadaan ikan ini sudah jarang kita temui hingga dewasa ini, pembuat amplang menggantinya dengan daging ikan tengiri. Sekarang Ikan pipih atau belida sendiri hanya dipakai sebagai merk saja. Campuran dari beragam bumbu rempah, tepung, telor dan daging ikan membuat camilan ini terasa gurih dan kriuk. Bentuknya bermacam-macam, ada yang bulat memanjang seperti jari, ada juga yang menyerupai kuku macan. Semua sama gurihnya. Pembuatan amplang sendiri selain di Balikpapan juga banyak terdapat di Samarinda. Anda bisa mendapatkan amplang yang gurih ini dibeberapa toko penjual oleh-oleh khas Balikpapan yang banyak terdapat di sepanjang jalan A. Yani Balikpapan.

sumber : wikipedia
kompasiana

Tidak ada komentar:

Posting Komentar